Beginilah Strategi Membuat Bisnis Startup Bertahan

Sebutan startup biasanya merujuk ke sebuah perusahaan yang masih dalam masa rintisan yang belum lama beroperasi dalam bidang bisnis. Mengembangkan sebuah bisnis startup bukanlah sesuatu yang mudah. Ini karena bisnis startup kerap kali dimulai dengan modal yang kecil. Selain itu juga dunia bisnis kini yang membutuhkan kecepatan menuntut dari perusahaan-perusahaan yang hadir dengan pasaran yang sudah tepat dan perencanaan yang sudah matang.

Starup Indonesia Menjamur di Musim Hujan – Jakarta Web

Setelah berdiri pun masih banyak perjalanan yang harus dilakukan untuk membuatnya bertahan. Namun bukan berarti startup tidak memiliki harapan. Bisnis yang kerap diisi oleh anak-anak muda ini masih bisa mempertahankan eksistensinya dengan strategi jitu dari ide-ide segar. Strategi apa yang efektif membuat bisnis startup bisa bertahan? Berikut diantaranya.

 

Perencanaan yang Optimal

Tertarik Membangun Bisnis? Berikut Tips Perencanaan Bisnis yang Efektif

Setelah menemukan ide yang ingin diwujudkan ke dalam bisnis startup Anda, buatlah perencanaan yang matang. Seringkali orang yang memulai bisnis hanya fokus pada penjualan, untung dan rugi. Namun, untuk membuat bisnis tetap bertahan ada pemikiran yang lebih panjang dibandingkan hanya berfokus pada hal tersebut. Keputusan salah yang dilakukan di awal akan meningkatkan resiko bisnis Anda menurun dengan cepat. Anda harus mengambil keputusan yang mempertimbangkan pasar, komunitas serta masyarakat di masa depan. Tinjauan ke masa depan akan membantu bisnis startup Anda mengantisipasi kebutuhan dan keinginan konsumen. Anda juga harus menyusun perencanaan yang siap menghadapi berbagai resiko yang mungkin akan ditemukan.

 

Mengikuti Perubahan Konsumen

Mengamati perilaku pasar konsumen | Y u d i S u t a r s o

Perencanaan yang optimal juga akan berpengaruh pada produk dan jasa yang akan diberikan pada konsumen. Antisipasi-antisipasi yang telah direncanakan pada saat awal bisa diwujudkan seiring dengan berubahnya permintaan. Jika produk dan jasa Anda dianggap kurang penting atau tidak sesuai tren saat ini, akan sulit untuk membuat bisnis tetap bertahan. Jangan menunggu sampai masalah hadir. Pastikan bisnis startup Anda maju dan berkembang dengan memberikan ide-ide segar.

 

Mengedepankan Pelayanan Konsumen

Jangan Hanya Mengukur Kepuasan Pelanggan, Lakukanlah Hal Ini Juga! - SHIFT Indonesia

Di dunia bisnis yang berkembang dengan pesat banyak sekali saingan yang juga berlari dengan cepat. Produk yang baik memang menjadi incaran para konsumen, tetapi itu saja tidak cukup untuk membuat bisnis Anda bisa bersaing. Karena konsumen adalah raja, maka memberikan pelayanan terbaik adalah cara yang paling optimal untuk membuat mereka tetap tinggal. Terlepas dari banyaknya inovasi produk dan jasa yang Anda lakukan, layanan konsumen berkualitas tinggi harus jadi hal yang dipertahankan. Bisnis startup dilakukan secara online, maka manfaatkanlah dunia digital semaksimal mungkin untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen. Berikan jawaban pada pertanyaan-pertanyaan konsumen, ajukan solusi, tawarkan bantuan dan siapa mereka dengan pernyataan yang baik adalah kuncinya. Follow up kembali konsumen lama dengan memberikan informasi terbaru mengenai produk dan jasa  Anda. Impresi baik yang didapatkan konsumen akan jadi salah satu yang membuat mereka mau bertahan pada satu penyedia produk dan jasa. Karena konsumen biasanya akan berduyun-duyun datang pada bisnis yang menyediakan solusi.

 

Inovasi Teknologi

Urgensi Inovasi dan Budaya Inovatif Halaman all - Kompas.com

Walaupun startup sebenarnya memiliki arti perusahaan rintisan, namun umumnya orang lebih mengenal startup sebagai bisnis di bidang teknologi. Karena keterbatasan biaya, bisnis startup kerap kali dimulai di dunia maya. Tidak mengherankan jika dewasa ini bisnis startup kebanyakan beroperasi di bidang teknologi dan mengeluarkan produk berupa aplikasi. Itulah mengapa inovasi di bidang teknologi tidak bisa dijauhkan dari dunia startup. Selain itu inovasi teknologi yang dikembangkan juga akan membantu meringankan banyak kegiatan operasional.

 

Tim yang Produktif & Kompeten

PENTINGNYA MEMBANGUN TIM | Samahita Wirotama

Tim yang yang produktif dan kompeten adalah aset terbesar dalam sebuah bisnis. Sebuah bisnis jika tidak diisi oleh orang yang tepat akan sulit tumbuh karena tidak dapat mempertahankan momentum dari waktu ke waktu. Pilihlah orang-orang yang mampu melihat kebutuhan pasar, dapat mengembangkan perspektif, mampu mengeksekusi keputusan dengan cepat dan pastinya mampu bekerja sama. Karena startup biasanya memiliki sumber daya yang terbatas, produktivitas tinggi sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan. Wujudkan dengan melakukan penyegaran, berbagi visi misi, mengakomodasi keunikan dan memberdayakan setiap anggota tim agar mampu beradaptasi dengan kondisi apapun. Tim yang diberdayakan akan melatih orang-orang di dalamnya untuk mengambil keputusan secara cepat tanpa menghabiskan banyak waktu.

 

Bekerjasama dengan Mitra yang Tepat

Panduan Menjalin Kerja Sama untuk Startup Tahap Awal

Selain orang-orang di dalam perusahaan, bisnis juga akan berkembang jika Anda terhubung dengan mitra yang tepat di luar perusahaan. Kemitraan dilakukan untuk saling menguntungkan. Maka dari itu jangan buang-buang waktu bernegosiasi dengan mitra yang tidak sejalan dengan tujuan bisnis Anda. Sebuah kemitraan yang baik akan melakukan identifikasi yang jelas dan menciptakan solusi yang berguna untuk kepentingan keduanya. Tidak ada salahnya juga bermitra dengan kompetitor. Kompetitor memiliki kelebihan dan Anda pun memiliki kelebihan yang berbeda. Gabungan strategi tersebut bisa mewujudkan inovasi terbaru yang mampu memenangkan pasar.

 

Berani Mengambil Risiko

Berani Ambil Risiko Jadi Kunci Pengusaha Muda Sukses : Okezone Economy

Jalan menuju sukses memang identik dengan kegagalan. Hampir mustahil orang bisa berhasil tanpa merasakan kegagalan terlebih dahulu. Namun kabar baiknya adalah bisnis startup biasanya diisi oleh generasi muda dengan semangat yang tinggi. Anda dan pebisnis startup lainnya bisa belajar sebanyak mungkin dari percobaan-percobaan yang pernah gagal. Ada banyak bisnis startup di luar sana yang berusaha mengambil jalan dengan risiko paling sedikit. Namun bisnis yang ditempa dengan hambatan yang cukup banyak berpeluang besar memberikan sesuatu yang unik pada produk dan jasanya. Karena yang terpenting dari kegagalan adalah bagaimana Anda terus berusaha dan bangkit kembali. Oleh karena itu cobalah untuk menghadapi.

 

Efisiensi

‘Besar pasak daripada tiang’, ungkapan ini seringkali relevan pada pebisnis yang baru memulai usahanya. Oleh karena itu dibutuhkan pola efisiensi dalam bisnis yang dikembangkan. Anda harus benar-benar mengawasi dana yang dihabiskan, operasional serta pendapatan yang dihasilkan. Ini  dilakukan untuk memastikan kebutuhan yang dipenuhi oleh bisnis selaras dengan apa saja yang seharusnya didapatkan untuk menciptakan pertumbuhan perusahaan. Maka dari itu dibutuhkan perkiraan dalam hal keuangan dan operasional perusahaan. Contohnya, Anda harus memperhatikan cost per lead untuk saluran pemasaran yang berbeda sebelum memutuskan untuk melakukan pemasaran selanjutnya. Contoh lainnya adalah dengan melihat kinerja dari tim Anda. Apakah Anda perlu mempekerjakan karyawan atau menyewa alat lebih banyak lagi ataukah sudah cukup?  Yang terpenting dari perkiraan tersebut, Anda dapat mengetahui seberapa efisien proses yang telah dijalani untuk menjadi lebih besar lagi.