Startup Indonesia yang Dinilai Bisa Menjadi Perusahaan Raksasa

Ada yang tahu mengenai perusahaan Startup itu sendiri ? jadi, umumnya Startup ini adalah sebuah perusahaan yang mana sudah berjalan kurang lebihnya selama 5 tahun. Atau bisa dikatakan perusahaan ini menjadi perusahaan yang baru saja dirilis dan mencoba untuk dikembangkan menjadi perusahaan terbaik. Kira-kira startup sama Unicorn sendiri sama atau berbeda ? Startup sendiri masuk menjadi bagian Unicon atau menjadi sebuah tingkatan dari Startup yang paling rendah. Seperti adanya sebuah perusahaan yang baru saja dirintis dan masuk kedalam golongan Unicorn pada saat perusahaan ini memiliki nilai Valuasinya sebesar US$1 Miliar atau senilai Rp. 14,1 Triliun. Contoh perusahaannya seperti : Gojek, lalu ada Traveloka, Tokopedia dan Market Place Bukalapak. 

Dari sini sebenarnya sudah banyak sekali pihak yang selalu saja siaga untuk memantau manakah perusahaan yang berhasil melewati jurang curam, yang kemudian bisa diajak kerja sama dan didanai secara besar-besaran dari pihak tersebut. Namun hingga kini, tak sedikit VC yang mulai meninggalkan sebuah pola pendanaan yang memiliki sifat sangat relatif aman dan mulai untuk bisa mencari banyak Startup muda nan menjanjikan untuk kemudian bisa mereka genjot dengan suntikan dana dan pada akhirnya mampu untuk melewati jurang curam tersebut. 

Startup yang dinilai menjanjikan ini, jika memang terus menerus bisa berkembang di Indonesia selama beberapa tahun kedepan. Nah, berikut ini akan kami beritahukan sedikitnya startup yang ada di Indonesia yang bisa dinilai cikal bakal menjadi perusahaan raksasa. 

 

Perusahaan aCommerce 

Southeast Asia's aCommerce raises $10M to prepare for Series B | TechCrunch

Untuk pertama kami langsung beritahukan mengenai perusahaan aCommerce ini. Dimana , perusahaan ini sepertinya sudah bisa dikatakan menjadi perusahaan yang sangat handal di bidang Logistik E-Commerce serta pengadaan dari barang-barang yang dibutuhkan. Hal ini dibuktikan oleh perusahaan tersebut yang  mana mampu untuk menggaet Client besar seperti : Lippo Group, lalu Matahari Mall, dan terakhir adalah Sinar Mas. bukti lainnya dari perusahaan ini juga terdapat  hasil dari cetak rekor pendanaan seri A terbesar di Indonesia dengan jumlah angkanya senilai $10,7 Juta atau kami setarakan menjadi Rp.144 Miliar di tahun 2014 silam. 

CEO terdahulu yakni Paul Srivorakul sendiri mengatakan bahwa memang aCommerce ini sedang bersiap-siap untuk perolehan pendanaan seri B yang diyakini bisa mencapai lebih dari 144,4 Miliar tadi. Perusahaan ini memang berasal langsung dari Thailand, namun yang dikutip dari techinasia sendiri CEO tersebut mengatakan bahwa negara Indonesia ini sudah menjadi wilayah operasi terbesar bagi aCommerce itu sendiri. 

 

Perusahaan Happy Fresh 

Sekedar informasi saja, ini menjadi perusahaan Aplikasi delliveri bahan-bahan makanan yakni Happyfresh ini bisa memecahkan sebuah rekor pada tahun 2015 silam dengan pendanaan di seri A senilai Rp. 161,9 miliar. Pendanaan ini hasil dari group investor yang dipimpin langsung oleh Vertex Ventures  dan juga Sinar Mas Digital Ventures. 

Perusahaan ini mirip sendiri memang dengan sebuah layanan Instacart sebagai kawasan di Asia Tenggara. Lalu perusahaan ini sendiri menganut sebuah sistem dari aset rendah, dalam sebuah artian bahwa mereka ini tidaklah memiliki gudang maupun pusat dari pengerjaan dan mereka ini hanya mempekerjakan langsung para pengantar dan mereka inilah yang akan langsung berbelanja di berbagai Supermarket. 

Para pekerja inilah yang kemudian akan mengurus pesanan belanja sampai dengan ke Tangan Pemesan. Lalu perusahaan yang bermula langsung di Jakarta dan juga Kuala Lumpur ini saja baru melebarkan sayapnya ke negara Thailand – Bangkok dan akan langsung berekspansi besar ke daerah Taipei. 

 

Perusahaan Yes Boss

YesBoss, layanan asisten pribadi virtual berbasis SMS | merdeka.com

Lanjut ke perusahaan ke tiga, yakni Yes Boss. layanan ini sendiri  menjadi asisten pribadi yang berbasis langsung lewat SMS dan baru-baru ini mendapatkan pendanaan dari 500 startup yang ada, Convergence Venture dan terakhir adalah IMJ Investment Partners. Mereka ini yang memang sibuk ataupun malas bergerak bisa sangat cocok dengan adanya layanan dikarenakan rasanya seperti memiliki sebuah asisten pribadi yang mana bisa didapat dalam melakukan berbagai hal. 

Yes Boss ini menjadi salah satu contoh menarik mengenai sebuah Startup yang mana sudah berada langsung  di tepi Jurang. Lalu mereka sendiri berhasil dalam memenangkan banyak hari para pengguna awal dan masih banyak juga mengenai tantangan ke depan. 

Masalah yang memang dihadapi mengenai sebuah Skalabilitas yang menurut mereka ini bisa diadaptasi oleh Ai yang sudah berbahasa Indonesia. Seperti kompetisi dari HaloDiana yang mana dimiliki oleh Ryan Gondokusumo. Pertanyaan penting yang mengenal apakah memang model bisnis seperti ini mampu berkembang dan juga langsung diminati oleh para pengguna Mainstream yang ada. Jika pengelolaan perusahaan ini benar adanya, bisa dikatakan Yes Boss menjadi perusahaan yang besar. 

 

Perusahaan eFishery

eFishery lets farmers sense fish's appetites via smartphone

Jadi perusahaan ini sendiri sebagai penyedia dari solusi teknologi dalam pengelolaan kolam Ikan Komersil. Produk ini sendiri sebagai alat pemberi makan otomatis yang langsung saja dipasang di kolam dan juga bisa mendeteksi adanya  tingkat nafsu makan ikan-ikan dan kemudian mampu mengeluarkan makannya secara otomatis. 

Sebagai perusahaan Startup yang bergerak di ranah  Internet of Things ini sebagai sebuah pengembangbiakan dari ikan dan juga udang. Perusahaan ini sendiri sudah langsung mengklaim adanya produk sebagai solusi terhadap salah satu masalah terberat dalam sebuah bisnis ternak ikan. Dan menurut perusahaan ini sendiri dalam proses pemberian makan para ikan langsung saja mengambil sekitar 50 sampai dengan 80% dari total biaya bisnis yang ada. 

Perusahaan ini sendiri baru saja bisa mendapatkan pendanaan dari Pra-Seri A oleh Aqua Spark. Siapakah itu ? jadi ini adalah perusahaan Investasi akuakultur dari Belanda dan juga perusahaan pendanaan lokal Ideosource. 

 

Perusahaan Jualo 

Suka Jual Beli Barang Bekas? Perkenalkan Jualo.com - Kompasiana.com

Ini menjadi salah satu situs iklan yang langsung saja bekerja keras untuk berhasil langsung di Indonesia. Disini mereka berhadapan langsung dengan OLX Indonesia yang mana sudah lebih dulu dominan. Walaupun begitu, Jualo juga memulai dengan cukup baik ( Traffic Situs ) yang mereka ini senantiasa dalam meningkat sehingga bisa mencapai lebih dari 2 Juta pengunjung di bulan kemarin dan juga bisa mendapat sebuah pendanaan dari Mountain Kejora dan juga Alpha JWC Ventures. 

Founder dan juga CEO yakni Chalm Fetter lalu bisa bekerja keras untuk Jualo. Fetter juga langsung mengklaim bahwa ini menjadi situs yang sudah memiliki ratusan ribu pengguna dengan nilai transaksi $100 juta atau senilai dengan rupiahnya sebesar Rp. 1,35 triliun. Dengan perusahaan Jualo ini, kalian bisa mencari tahu apakah memang dalam jangka waktu terdekat bisa melompat menjadi perusahaan yang jauh lebih sukse lagi ? 

Bagaimana menurut kalian ? apakah beberapa perusahaan yang kami berikan ini bisa masuk dan berhasil menjadi perusahaan terbesar ? nantikan saja perkembangannya dalam waktu beberapa tahun ke depan. Terima Kasih…