Pro dan Kontra Dunia Startup

Pada masa kini, perkembangan jaman mendorong segala macam kemudahan untuk mendukung aktivitas. Segala hal seakan berubah drastis menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Namun betulkah efek dari perkembangan bisnis startup seluruhnya hanya memberi dampak posifit seperti angin segar tanpa ada efek samping lainnya? Selayaknya seperti jenis usaha lainnya, satu jenis usaha yang baru muncul tentunya akan berdampak ke dua sisi. Membawa keuntungan bagi kedua belak pihak baik itu pihak terkait maupun pihak luar, maupun membawa dampak negatif bagi kedua belah pihak.

Selayaknya perkembangan teknologi muncul dalam kehidupan manusia. Meskipun banyak dampak perubahan yang menguntungkan, namun hal ini pasti dapat menimbulkan perselisihan hingga yang menghasilkan dampak negatif. Dampak yang ditimbulkan juga memiliki hasil yang beraneka ragam, mulai dari skala kecil hingga ke skala yang dapat menghancurkan industri lainnya.

Sisi Pro Hasil Dari Dunia Startup

Hampir bagi seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dan kemudahan dari usaha startup bagi aktivitas sehari-hari. Sebut saja beberapa perusahaan startup yang berkembang dengan sangat besar di Indonesia seperti Gojek untuk pendukung transportasi hingga pengiriman dan pemesanan jasa secara online, Tokopedia yang menyediakan aneka macam penjualan produk dan berbagai transaksi lainnya secara online, Traveloka sebagai pionir pendukung pembelian tiket liburan hingga telah merambat ke metode pemesanan hotel dan tiket dari suatu pameran secara online. Banyak pihak telah mengalami efek kejutan yang membawa dampak positif dari tiga contoh perusahaan startup besar ini. Seperti apakah dampak positif dari perkembangan perusahaan startup bagi masyarakat Indonesia?

kurva kenaikan hasil usaha

Keuntungan Bagi Industri Startup Itu Sendiri

Tujuan utama dari didirikannya sebuah usaha pasti adalah untuk mencari keuntungan yang terutama bagi para pemilik modal industri tersebut. Setelah sekian lama modal, waktu dan tenaga dikeluarkan untuk mendapatkan hasil dan peluang yang dapat dinikmati keuntungannya di waktu yang akan datang, akhirnya sampailah titik balik dimana para investor bisa mulai menerima manfaat dari upaya yang dikerjakan. Dimulai dari kenaikan hasil yang menunjukkan tingkat masyarakat yang menggunakan aplikasi startup tersebut, dan kemudian kurva jumlah pemakaiannya meningkat seiring dengan hasil yang juga semakin bertambah.

Keuntungan Bagi Industri Lain Di Sekitarnya

Selain bagi industri startup tersebut, poin utama yang menyebabkan suatu industri menjadi berkembang besar adalah dengan besarnya keuntungan yang bisa didapatkan oleh pihak-pihak lain di sekitar perusahaan startup tersebut. Baik itu pihak yang melakukan kerjasama secara langsung maupun pihak-pihak lain yang mendapat kemudahan atau biaya yang lebih ekonomis berkat dari penawaran yang disediakan perusahaan startup tersebut.

Dapat dibayangkan jika diambil contoh uang tiga juta rupiah dapat dikeluarkan untuk total manfaat biaya penginapan, tiket untuk berlibur ke suatu tempat wisata hingga mendapat kupon potongan harga untuk perjalanan wisata yang selanjutnya, jika dibandingkan dengan jumlah uang yang sama itu jika dihabiskan hanya untuk memesan tiket wisata dari hasil pencarian sendiri yang tentunya juga menghabiskan waktu yang cukup panjang dalam mencari dan membandingkan beberapa alternatif yang ditemukan. Dari hal ini saja sudah dua poin telah terbuang serta menghabiskan biaya lebih besar dari yang seharusnya bisa dikeluarkan. Banyak hal yang ditawarkan dari perusahaan startup yang bisa meminimalkan biaya dan waktu yang dihabiskan agar menjadi lebih ekonomis.

Efek Samping Dari Startup

Tentunya pencetus dari usaha startup mengharapkan bagi seluruh lapisan masyarakat agar dapat menikmati kemudahan yang ditawarkan. Namun apakah segalanya akan berjalan mulus begitu saja seperti yang diharapkan? Salah satu faktor penentu bahwa suatu usaha mengalami kesuksesan adalah dengan munculnya aneka macam pesaing dari jenis usaha tersebut. Ditambah dengan faktor jenis usaha yang dijalankan bukan merupakan bidang yang hanya dikuasai satu perusahaan berbasis milik negara, yang menimbulkan kesulitan bagi pihak lain untuk membuka jenis produksi yang sama sebagai pesaingnya. Prinsip sedikitnya jumlah pesaing guna meningkatkan presentase penjualan dari produk atau jasa yang ditawarkan membuat beberapa kategori investor ada yang mau terjun langsung menaruh modal untuk pengembangan usaha tersebut, mempertimbangkan tingkat kesulitan yang akan ditempuh, kemungkinan tingkat kerugian yang masih dapat ditoleransi, persentase balik modal dan sebagainya.

kurva penurunan hasil usaha

Dampak Negatif Bagi Industri Startup Itu Sendiri

Ada pepatah mengatakan tingginya tingkat persaingan menyebabkan timbulnya aneka perselisihan dan hal ini menciptakan dunia menjadi semakin kejam. Besar kemungkinan bagi suatu perusahaan yang memiliki tingkat persaingan yang keras akan meningkatkan besarnya kemungkinan untuk terjadi perselisihan. Hal ini bisa mempengaruhi banyak hal, diantaranya hubungan antar sesama pekerja yang menjadi lebih buruk, hingga dalam tahap yang semakin buruk mengakibatkan muncul upaya untuk saling menjatuhkan dan persaingan tidak sehat dengan mencari kesalahan antar satu sama lain. Jika persaingan ini mencapai titik terendahnya, dapat berkemungkinan untuk terjadi tindakan-tindakan yang tidak sesuai norma hingga permasalahan yang di bawa ke ranah hukum.

Dampak Negatif Bagi Industri Lain Di Sekitarnya

Persaingan yang sehat menimbulkan kreatifitas lebih tinggi yang mempengaruhi produktifitas. Namun bagi industri lain yang memiliki produk market yang sama, hal ini menjadi suatu bentuk ancaman. Kehadiran sosok usaha startup ini bisa hanya menjadi ancaman kecil seperti menurunkan omzet hasil keuntungan usaha industri lain yang serupa, atau bahkan bisa sampai memberi ancaman besar dan dapat menghanguskan lahan usaha industri tersebut. Keunggulan dari suatu jenis startup juga sering menjadi momok bagi perusahaan startup maupun berjenis lainnya. Berada dalam posisi tersaing beberapa kali menimbulkan kehancuran hingga hilangnya perusahaan lain yang menjadi kompetitor akibat kalah saing.